Sejarah Game Pokemon

Senin, 18 Juli 2016

POKEMON kini menjadi game yang fenomenal lewat aplikasi mobile teranyarnya, Pokemon Go. Patut Anda ketahui, Pokemon adalah romanisasi dari nama Jepang "Pocket Monsters". Kata Pokemon juga merujuk pada 721 spesies fiksi yang muncul dalam semua seri Pokemon.

Pokemon sejatinya nama salah satu waralaba media yang dimiliki perusahaan video game Nintendo, dan diciptakan Satoshi Tajiri pada 1995. Awalnya, Pokemon adalah seri permainan video yang identik dengan konsol Game Boy.

Pokemon menjadi permainan video game tersukses kedua di dunia setelah serial Mario yang juga diciptakan Nintendo.

Sementara bila dibandingkan dengan yang lain, Pokemon merupakan serial waralaba terlaris ketiga di dunia setelah James Bond (karya Ian Fleming) dan Transformers (karya Hasbro), yang masih terus berjalan dan diperbarui sesuai perjalanan zaman.

Dilansir dari Wikipedia, Waralaba Pokemon sendiri muncul dalam beragam bentuk, yaitu permainan video, anime, manga, trading cards, buku, mainan, dan masih banyak lagi. Waralaba media ini merayakan ulang tahunnya ke-10 pada 27 Februari 2006, dan pada 23 April 2008, omzet penjualan permainan video game Pokemon saat itu mencapai 180 juta kopi, melebihi penjualan permainan video Transformers.

Pada November 2005, 4Kids Entertainment, yang menjadi distributor Pokemon di luar Jepang mengumumkan bahwa mereka tidak akan memperpanjang kontrak dengan The Pokemon Company Jepang. Sadar bahwa The Pokemon Company Jepang tidak akan sukses bila tanpa bantuan rekan dari luar Jepang, The Pokemon Company Jepang kemudian menciptakan anak perusahaan yang berbasis di Amerika.

Perusahaan itu kemudian dikenal dengan nama The Pokemon Company International. Tugasnya adalah menjadi distributor sekaligus pemegang nama lisensi Pokemon untuk kawasan di luar Asia termasuk di Afrika.

Konsep asli dari Pokémon, seperti yang muncul dalam permainan video game dan semua fiksional Pokemon secara umum, adalah mengadopsi hobi mengoleksi serangga. Hal itu pernah dilakukan Satoshi Tajiri sewaktu masih kanak-kanak.

Dalam permainan game, pemain disebut sebagai Pokemon Trainer (pelatih Pokémon). Ada tiga tujuan umum yang harus dilakukan setiap pelatih Pokemon untuk melengkapkan isi dari Pokedex. Pertama, Anda harus menangkap semua spesies Pokemon yang ada di sebuah region tempat Anda berada. Kedua, Anda dituntut untuk mengembangkan spesies Pokemon yang Anda punya agar menjadi kuat dan kemudian bisa menang melawan penantang lain, dan tujuan tambahannya adalah mengalahkan Team Rocket.

Ketiga, bila Pokémon yang Anda didik tersebut cukup kuat dari segi fisik dan teknik, Anda punya kesempatan besar untuk melawan pelatih terkuat, yang kemudian disebut Pokemon Master. Semua hal tersebut ada dalam seluruh seri waralaba Pokemon, termasuk dalam permainan video, anime, manga, dan trading card.

Dalam mayoritas seri Pokemon, seorang pelatih yang dapat menghadang kekuatan Pokemon liar dapat menangkapnya untuk kemudian dijadikan peliharaannya sendiri dengan melemparkan sebuah benda yang bisa menciutkan massa jenis Pokemon tersebut, yang kemudian dinamakan Poke Ball. Tertangkapnya Pokemon liar tersebut, maka sang pelatih secara resmi memiliki sang Pokemon.

Pokemon yang dimiliki oleh orang lain tidak bisa direbut secara paksa dengan Poke Ball kecuali ada hal-hal lain yang menjadi persetujuan antara dua pelatih yang bertarung tersebut, misalnya saling bertukar (trade), atau dengan membelinya.
Pokemon yang kita miliki untuk selanjutnya bisa kita pertarungkan dengan Pokemon liar atau dengan sesama pelatih lain.

Bagi Pokemon yang menang dalam pertarungan tersebut, sudah tentu kekuatannya akan bertambah dan meningkat. Mereka mendapat poin pengalaman, dan berkesempatan untuk naik ke level yang lebih tinggi jika waktunya sudah tiba. Ketika mereka naik level-nya, secara otomatis statistiknya akan meningkat, seperti attack, defense, speed, dan masih banyak lagi.